Nuril melanjutkan, untuk menutupi kekurangan sekitar 90 an lansia diwilayahnya pihaknya terpaksa menggunakan dana dari Kas untuk memutupi kekurangan tersebut agar seluruh lansia bisa tercover.
“ Melalui pak Adi kami berharap bisa disampaikan ke Dinas Kesehatan agar PMT untuk lansia ini bisa kembali seperti sebelum Covid-19,”pintanya.
Menanggapi hal tersebut, Adi Sutarwijono menegaskan pihaknya akan terus berupaya bersama Pemkot Surabaya agar PMT bagi lansia bisa kembali normal.
Adi menambahkan, DPRD bersama Pemkot Surabaya akan menghitung kembali kekuatan anggaran karena dalam anggaran nantinya dikhawatirkan njomplang. Namun, kita akan terus upayakan untuk bisa menaikan anggaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi para Lansia ditahun anggaran depan.












