Jumlah yang dibatasi oleh DKKP tidak ditentukan. Bergantung ukuran kolam. Menurutnya, biasanya maksimal akan diberikan 500 hingga 600 ekor benur. Dan bisa langsung diambil di kantor DKKP Kota Surabaya.
Djoestamadji memastikan bahwa kualitas benur lele yang dibagikan warga adalah kualitas baik. Mereka dibudidayakan dalam lingkungan yang sehat.
“Kami punya indukan sekitar delapan ekor untuk jantan dan betina. Lalu kita pisahkan sesuai ukuran. Biasanya 25 hari sudah kita pindah. Yang besar tidak bisa dicampur dengan yang kecil,” ucapnya. Terlebih karena lele adalah ikan kanibal.
Lantaran sudah dipisah-pisah jenis dan ukurannya, maka jika warga yang meminta bisa segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan. Semua bisa didapatkan dengan gratis atau tanpa biaya.












