“ Seperti yang tadi dilakukan oleh wali Kota dengan menggerakkan masyarakat untuk mengolah lahan aset di Tambak wedi dan Pakal,” ulasnya.
Ketua DPC PPP Kota Surabaya ini merinci dari hasil lahan tersebut bisa menjadi manfaat dan menghasilkan PAD, bagaimana jika aset yang dimiliki Pemkot diseluruh kota ini yang tengah terbengkalai bisa dimanfaatkan.
“ Pemanfaat lahan tersebut bisa dilakukan dengan cara bekerjasama dengan pihak ketiga atau oleh masyarakat dan didampingi kemudian Pemkot menyalurkan kepada hotel-hotel atau supermarket diseluruh kota Surabaya untuk pemasarannya,” rincinya.
Namun, tandas Buchori, Pemkot harus mendampingi dan mengawasi masyarakat yang memanfaatkan aset tersebut.
“ Kalau sudah berjalan Pemkot harus aktif mendampingi dan mengawasi sehingga manfaatnya nanti bisa sangat terasa,” tandasnya.












