“Namun, karena cuaca yang kurang baik pada saat itu upaya yang dilakukan dalam menerjunkan anjing pelacak tidak dapat berjalan secara maksimal untuk mencari bagian tubuh korban yang hilang, akan tetapi dari pelaksanaan olah TKP petugas dapat menemukan beberapa petunjuk, diantaranya adalah informasi dari saksi-saksi yang berada tak jauh dari TKP, selanjutnya keterangan saksi dan temuan di tkp tersebut dikembangkan melalui proses penyelidikan,” imbuhnya.
Kemudian kami melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah 15 saksi yang menyebutkan adanya orang tidak dikenal yang berada disekitar TKP.
“Orang atau laki-laki tidak dikenal ini dengan ciri-ciri tinggi -+ 160cm, perawakan kurus, berjenggot dan berada disekitar TKP dengan membawa tas ransel berjalan di area persawahan suradadi kearah timur, lebih dari 5 orang saksi yang melihatnya, namun pada saat hendak di dekati oleh para saksi, si laki-laki ini terus berjalan seperti orang ketakutan dan gerak geriknya mencurigakan,” pungkasnya.
Selanjutnya, setelah ditelusuri hingga pada tanggal (8/3/2022), pihaknya mendapatkan informasi yang bersangkutan berada di area persawahan Desa Warureja, Kabupaten Tegal.
Seketika itu pihaknya langsung mengamankan orang tidak dikenal itu dengan melakukan penggeledahan terhadap dirinya yang ditemukan sebuah tas ransel setelah kami geledah ada sebuah cutter/silet dan pakaian yang dimiliki orang tidak dikenal itu dan setelah itu melakukan identifikasi kepada barang yang ditemukan.












