“Karenanya, agar dapat dipahami, bahwa asupan protein yang kurang dapat beresiko 1.64 kali lebih tinggi dengan status imunitas yang kurang baik,” tutur Dokter Vania Wijaya, Head Of Medical Checkup Siloam Hospitals Surabaya ini membuka edukasinya, Kamis (17/03) melalui bincang sehat pada aplikasi zoom.
Sementara itu, Vania Wijaya mengingatkan akan pentingnya Vitamin D yang telah terbukti dalam menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan pun efeknya dalam meningkatkan imunitas seluler dan adaptif turut membuat vitamin D patut dipertimbangkan sebagai opsi potensial untuk mengobati dan mencegah COVID-19.












