Namun ia menegaskan tidak berarti DMI Surabaya vakum. Buktinya, di bidang keorganisasian, DMI Surabaya sudah berhasil membentuk dan melantik 31 Pengurus Cabang (PC) DMI se-Surabaya.
“Ini artinya di masing-masing kecamatan di Surabaya sudah ada pengurus DMI-nya,” ujarnya.
Bahkan, lanjut Arif Afandi, pihaknya juga telah membentuk pengurus cabang BKMM. “Hari ini (di Rakerda) pengurus BKMM itu kita lantik,” tambahnya.
Di bidang yang lain, Arif menyatakan selama dua tahun masa pandemi ini, DMI Surabaya juga telah melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan mitigasi Covid-19. Antara lain dengan penyemprotan masjid, pembagian sembako untuk marbot dan guru ngaji, serta membentuk masjid tangguh.
Sedangkan berkaitan dengan tema Rakerda, Arif Afandi menerangkan pihaknya telah melakukan survei untuk melakukan pendataan masjid se-Kota Pahlawan. Ia menegaskan survei ini untuk validasi database masjid.



