“Makanya kami harus bergerak untuk jemput bola sebagai bentuk gerak cepat (Gercep). Sebenarnya kegiatan semacam ini sudah dilakukan di beberapa tempat, seperti tempat balaidesa dan tempat keramaian lainnya dan khusus malam ini di Trasa Slawi kami,” terangnya saat memantau kegiatan vaksinasi Gercep keliling.
Ia menambahkan, pelayanan vaksinasi malam hari digelar pada pukul 20.00-22.00 WIB. Waktu layanan akan diperpanjang apabila calon pesertanya cukup banyak.
“Kami tidak membatasi waktu vaksinasi, hanya saja tetap melihat apakah masih ada yang mau divaksin atau tidak. Kalau masih banyak yang mengantre, sampai jam 24.00 pun kami siap,” terangnya.
Selain vaksinasi malam hari, lanjutnya, desa yang dibantu puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Tegal juga telah melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah, bahkan hingga ke pedukuhan.












