Cakrawala EkonomiCakrawala JatimCakrawala NasionalHeadlineIndeks

Kinerja Industri Jatim Meningkat, Menko Perekonomian Puji Pakde Karwo

×

Kinerja Industri Jatim Meningkat, Menko Perekonomian Puji Pakde Karwo

Sebarkan artikel ini
Pakde Karwo dan Menko Perekonomian memasuki ruangan Workshop Nasional di Grand City Surabaya

Karena itu, sejak 2010, Pakde Karwo sangat getol membangun dan mengembangkan Kantor Perwakilan Dagang (KPD) dalam negeri. Hingga kini, total KPD Jatim sebanyak 26 kantor di 26 provinsi di Indonesia.   Hasilnya sungguh luar biasa, Jatim menjadi pusat logistic and connectivity Indonesia bagian Timur.

“Saya tegaskan, Jatim adalah center of gravity, tidak bisa menghilangkan peranan Jatim dalam pembangunan ekonomi nasional, disamping melalui hubungan bilateral,  linkage  hubungan perdagangan komoditas Jatim yang terdistribusi ke KPD Papua dan KPD NTT diekspor ke Australia seperti Palm oil, Australia juga bisa mengekspor langsung ke Jatim” tuturnya.

Strategi Jatimnomic yang dijalankan Pakde Karwo tersebut diapresiasi oleh  Darmin Nasution. “Itulah kelebihan Jatim dan itulah kelebihan Pakde Karwo, sehingga Jatim berhasil membangun konektivitas antar daerah dan mengembangkan sektor industri dengan baik. Saya percaya akan potensi besar Jatim” pujinya.

Darmin minta workshop ini bisa dijadikan sarana untuk mengukur produktivitas dan daya saing seluruh daerah di Indonesia, dan bisa dijadikan strategi untuk mengembangkan industri manufaktur. “Ini upaya yang sangat penting dalam rangka membangun kembali fondasi ekonomi kita yang lebih kuat, utamana terhadap fluktuasi harga dunia” katanya.

Sementara itu, ketua panitia yang juga Sekretaris Daerah Prov. Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi mengatakan, workshop  bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat membangun negeri menjelang berlakuya MEA dengan mengedepankan sektor industri sebagai trigger ekonomi nasional.

“Kami ingin ingin menyampaikan informasi mengenai daya saing daerah terkini berdasarkan kajian empirik, membangun interkoneksi antara daerah dalam rangka support substitusi bahan baku impor, dan penguatan jejaring nasional dalam koridor Indonesia incorporated” katanya.

Workshop dihadiri para Asisten Perekonomian Ekbang dan kepala Bappeda seluruh indonesia, unsur Ketua Kadin seluruh Indonesia, Asisten perekonomian ekbang dan Kepala Bappeda seluruh kab kota se-Jatim, Kadin kab/kota se-Jatim, BUMN dan BUMD di Jatim, serta para pengusaha dan pelaku usaha di Jatim termasuk perbankan di Jatim.(hms/cn02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *