Guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, Polri menggelar Operasi Ramadniya 2017. Untuk operasi di Jawa Timur dalam pengamanan jalur mudik balik, pihaknya menurunkan sejumlah 2.630 personil gabungan. Masing masing Ditlantas menyiapkan 2100 personil, Dinas Perhubungan 244 personil, TNI 244 prajurit, jasa raharja 20 orang, dan pihak tol 22 orang.
“Personil akan ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan.Kita berharap untuk Jawa Timur ini, semoga tidak ada kecelakaan. Tahun kemarin selama operasi kurang lebih 58 meninggal dunia. Kita berharap untuk tahun ini bisa ditekan angka kecelakaannya,” jelasnya.
Selain itu, Polda Jatim juga mendirikan Pos Pantau dan Pos Simpatik yang ditempatkan di titik titik blank spot dan trouble spot. Pos Pantau sejumlah 122 unit dan Pos Simpatik sejumlah 40 unit. Selain itu, disiapkan pula 15 mobil derek, 30 unit mobil damkar, 2 Unit SPBU mobile dan 39 unit drone (alat pemantau). “Tempat tempat yang akan menjadi trouble spot, nanti akan kita tempatkan Pos Pantau trouble spot,” tambahnya.












