Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Lewati Gang Sempit, Wali Kota Eri Cahyadi bersama Baznas Surabaya Bagikan 100 Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas

×

Lewati Gang Sempit, Wali Kota Eri Cahyadi bersama Baznas Surabaya Bagikan 100 Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Eri Cahyadi beserta Ketua TP PKK Surabaya, Rini Indriyani dan Pengurus Baznas, turun langsung membagikan kursi roda kepada sejumlah warga penerima/Kominfo Surabaya

“Untuk yang (disalurkan) saat ini ada 100 kursi roda. Tapi setiap bulannya, kita alokasikan 50. Dan itu juga tergantung dari pengajuan, baik melalui Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya maupun kecamatan,” kata Moch Hamzah.

Dalam penyaluran ZIS tersebut, Hamzah memastikan, Baznas Surabaya selalu berkoordinasi dengan Dinsos maupun Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) yang sudah terbentuk di 31 kecamatan. Ini dilakukan supaya ZIS yang disalurkan itu benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi overlap bantuan.

“100 kursi roda ini yang disalurkan di bulan Februari. Untuk bulan Maret kalau ada permintaan, maka akan kita validasi, kita cek berdasarkan RT/RW, Lurah dan OPZ,” ujar dia.

Selain kursi roda, Hamzah menyebut di bulan Februari ada sejumlah permohonan bantuan yang diajukan warga. Seperti untuk biaya pengobatan hingga kaki palsu bagi penyandang disabilitas. Sebelum ZIS itu disalurkan, dia juga memastikan tetap melakukan pengecekan dan verifikasi.

Siti Fatimah adalah satu di antara warga MBR penerima bantuan kursi roda. Warga Keputran Kejambon, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng tersebut, sejak usia dini sudah mengalami kekurangan tidak bisa berjalan karena polio.

Fatimah mengaku senang dan bersyukur menerima bantuan kursi roda dan sembako. Baginya, ini tentu sesuatu yang luar biasa, karena dirinya bisa diperhatikan dan bahkan rumahnya dikunjungi langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi.

“Alhamdulillah kulo (saya) dapat bantuan kursi roda, kale (sama) sembako. Semoga keluarga Pak Wali Kota sehat sedoyo (sehat semua) dan rezekinya katah (banyak rezekinya). Leres-leres sae orangnya (benar-benar baik orangnya) Pak Eri Cahyadi, matur nuwun (terima kasih),” pungkasnya. (hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *