Dikatakan, rapat koordinasi juga mengevaluasi kepengurusan partai di semua tingkatan. Karena ada sejumlah pengurus yang pindah domisili dan tidak aktif, ada juga yang meninggal dunia, atau rangkap jabatan. Rapat juga membahas perluasan kartu tanda anggota (KTA) PDI Perjuangan.
“PDI Perjuangan di Surabaya tidak saja harus menang dalam Pemilu 2024, tetapi juga menambah kursi di legislatif dan memenangkan Pilkada serentak tahun 2024,” kata Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.
Adi mengingatkan pentingnya memberi perhatian dan menggarap anak-anak muda, karena ceruk segmen pemilih ini akan sangat besar di Pemilu 2024. Begitu juga segmen pemilih perempuan, harus menjadi perhatian dari kader-kader banteng Kota Surabaya.
“Segmen pemilih anak-anak muda dan perempuan perlu mendapatkan perhatian khusus dari PDI Perjuangan, mengingat jumlahnya sangat besar pada Pemilu 2024. Pasti banyak anak-anak milenial yang nanti akan menggunakan hak pilihnya yang pertama. Sehingga penting bagi PDI Perjuangan untuk memperkuat basis di kalangan anak-anak muda,” kata Adi.
Wakil Walikota Armuji, yang juga kader senior PDI Perjuangan, mengucapkan terima kasih pada seluruh kader-kader banteng di Kota Surabaya.
“Kita bisa memenangkan Pilkada Kota Surabaya, berkat kesolidan dan perjuangan kader-kader PDI Perjuangan, serta berkat kerja-kerja gotong royong dengan seluruh elemen masyarakat Kota Surabaya. Kader-kader PDI Perjuangan harus menyatu dengan masyarakat,” kata Armuji.
Ia meminta seluruh kader banteng Kota Surabaya memberi dukungan bagi seluruh program-program pembangunan Eri Cahyadi-Armuji bagi Kota Surabaya.



