Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan credit rating untuk memenuhi kapasitas daerah sehingga dapat melihat posisi finasial Surabaya untuk meminjam uang dan mengajak investor.
“Suatu saat pemkot ingin membangun infrastruktur dan menggunakan uang hutang, nanti pemberi hutang dapat melihat atau menilai sejauh mana finansial kota Surabaya melalui credit rating. Itu fungsinya,” kata Agus.
Setelah hasil pemeringkatan dikeluarkan Word Bank, lanjut dia, Pemkot Surabaya rencananya akan melakukan investasi proyek dalam waktu dekat salah satunya pembangunan trem.
“Seperti yang dikatakan ibu Menteri Keuangan bahwa APBN tidak ada, maka disarankan memakai APBB atau APBU itu kan artinya kita disuruh investasi,” katanya.












