Ia juga berharap kepada seluruh bunda paud se-Surabaya untuk terus mendidik anak-anak usia dini yang berkarakter dan berakhlak. Ia ingin ke depannya anak usia dini Surabaya menjadi anak-anak yang berguna, baik untuk orang tuanya, maupun bangsa dan Kota Surabaya.
Menurut dia, ketika bunda paud menanamkan kebaikan dan akhlak, tidak ada lagi yang namanya persaingan.
“Karena anak usia dini itu ada di dalam fase usia emas. Tolong, anak usia emas ini dididik yang baik. Jadi kalau didandani itu masih bisa, tapi kalau sudah usia remaja atau dewasa, itu susah. Tapi, kalau sejak kecil diberikan pengertian cara hidup yang benar dan mengajarkan tidak ada persaingan, itu masih bisa,” ujar Wali Kota Eri.
Di kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani dan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Puji Astuti, meresmikan aplikasi Si Bunda. Aplikasi ini untuk memudahkan komunikasi guru paud apabila mengalami permasalahan atau kesulitan dalam hal belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh menerangkan, fungsi aplikasi Si Bunda ini merupakan sarana komunikasi digital, untuk guru paud. Ketika mengalami kendala, menghadapi murid bermasalah, fasilitas sekolah, atau pendataan, guru paud cukup mengakses aplikasi ini.












