Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Puluhan Kader Kesehatan Adukan Dugaan Sikap Arogansi KaPuskesmas Pegirian 

×

Puluhan Kader Kesehatan Adukan Dugaan Sikap Arogansi KaPuskesmas Pegirian 

Sebarkan artikel ini
Puluhan kader kesehatan saat m3ngadu ke anggota legislatif Anas Karno
Puluhan kader kesehatan saat mengadu ke anggota legislatif Anas Karno

Menurut Rusmiyati, kasus ini membuat marah para kader kesehatan lainnya. “Apalagi sebelumnya disampaikan dokter Evi, kalau tidak mau vaksin booster, dirinya tidak mau menandatangani SPJ sebagai insentif para kader kesehatan. Apa kaitannya dengan itu” tegasnya.

Rusmiyati menegaskan, tidak menolak vaksin booster tapi kepala Puskesmas arogan terlalu banyak mengancam. “Kita tidak menolak booster, semua mau booster tapi kadang kala ketika kondisi badan kita tidak fit, ya tidak mau. Kita minta dokter Evi mundur sebagai kepala Puskesmas,” ujarnya.

Sementara itu Emi kader kesehatan lainnya mengatakan, kalau kader kesehatan di Kelurahan Pegirikan sudah puluhan tahun mengabdi sebagai tenaga sosial.

“Dulu tidak ada insentif apapun, kita sudah kerja. Kita kerja nyaman itu dari hati nurani. Sekarang ada insentif sedikit-sedikit arogan di intimidasi,” ungkapnya.

Emi menambahkan, berdasarkan ancaman dokter Evi, dalam jangka waktu 2 hari tidak mau divaksin booster ke Puskesmas. Maka yang bersangkutan tidak mau tanda tangani honor, mulai januari dan seterusnya.

“Hal ini akan disampaikan langsung ke wali kota kalau kita tidak mau booster. Kita bukannya tidak mau boster semua kader semangat boster,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *