“Di mana sudah menerapkan Musda VI DPD Partai Demokrat, sudah menerapkan model baru di bawah kepemimpinan Ketum AHY,” ujar Sholih, Minggu (23/1/2022).
Lebih lanjut Sholih menerangkan bahwa dalam Musda ke VI, hanya mengusulkan calon ketua yang mengantongi syarat minimal dukungan 20% hak pemilik suara. “Selanjutnya DPP yakni Ketum, Sekjen dan Ketua BPOKK, mengadakan fit and proper test untuk menentukan siapa yang layak dan pantas memimpin Partai Demokrat di Jatim. Tentu ini sangat baik, dengan mengutamakan kepentingan partai tentunya,” terangnya.
Kemudian mengenai 2 kandidat yang maju, mendaftar dan diusulkan pada Musda yakni Plt Ketua DPD dan Plt Sekretaris Partai Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak dan Bayu Airlangga, dia menilai bahwa keduanya punya jabatan sebagai pengurus, namun ada nilai lebih yang dimiliki Emil.



