Cakrawala JatimHeadline

Kebijakan Satu Harga Minyak Goreng, Gubernur Khofifah: Jangan Panic Buying

×

Kebijakan Satu Harga Minyak Goreng, Gubernur Khofifah: Jangan Panic Buying

Sebarkan artikel ini
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat sidak minyak goreng ke sejumlah toko ritel di Sidoarjo, Kamis (20/1)/Humas Pemprov Jatim.

“Tidak usah panic buying sehingga berupaya memborong sebanyak-banyaknya. Insya Allah tercukupi,” ungkap Khofifah saat sidak ke sejumlah toko ritel di Sidoarjo, Kamis (20/1).

Menurutnya, penyediaan minyak goreng dengan satu harga ini dilakukan melalui ritel modern yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Sedangkan untuk pasar tradisional diberikan waktu satu minggu untuk melakukan penyesuaian.

“Pembelian memang dibatasi agar ketersebarannya bisa merata. Jadi kami mohon kepada masyarakat juga untuk bisa mengerti dan membeli hanya sesuai keperluan atau kebutuhan,” ujarnya.

Pemprov Jawa Timur, jelas Khofifah, sebelumnya telah menggelontorkan 75.000 liter minyak goreng untuk operasi pasar di sejumlah daerah. Harga minyak goreng ditambah disubsidi pemerintah provinsi di beberapa titik sehingga hanya dibandrol Rp 12.000/kantong isi 1 liter. Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilisasi harga minyak goreng di Provinsi Jatim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *