“Saya sangat memahami, jika menjelang musda ada dinamika suasana hangat. Lebih bagus hangat dari pada dingin. Malah aneh jika partai demokrat dingin-dingin saja,” kata AHY.
Putra Susilo Bambang Yudhoyono inipun memahami, perbedaan diantara sesama kader adalah suatu keniscayaan. Namun yang perlu digaris bawahi perpedaan itu harus tetap dalam koridor kontruktif.
“Jangan sampai perbedaan itu kemudian memecah belah diantara kita. Saya yakin kader Partai Demokrat Jawa Timur memiliki kedewasaan memiliki pemahaman pentingnya menjaga pentingnya soliditas itu,” ujarnya.












