“Berdasarkan itu maka pondok-pondok pesantren memiliki pemahaman harus ada keselarasan pemahaman pondok pesantren dan nahdlatul ulama,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Maki itu dikonfirmasi, Kamis (20/1/2022).
Maka guna menyambut kontestasi politik 2024, Para Gus sepakat untuk mendorong Gus Muhaimin (sapaan akrab Muhaimin Iskandar) maju sebagi Capres 2024. Hal itu berdasarkan pertimbangan bahwa saat ini yang sejak awal kader Nahdlatul Ulama yang terjun dipolitik praktis adalah Gus Muhaimin.
“Kader Nahdlatul Ulama yang memang sejak awal di partai politik adalah Gus Muhaimin, tidak ada pilihan lagi. Bismillah untuk start, bismillah untuk maju (Capres 2024)” ungkapnya.



