“ Saya tanya tentang adanya orang utan yang mati, apakah sudah disampaikan kepublik, pak dirut ini berkelit meminta BKSDA menjawab, saya kejar terus akhirnya ia mengakui,” tutur Anas.
Atas sikap tertutup dirut PDTS KBS tersebut, Anas mempertanyakan kondisi manajemen dalam PDTS KBS. “ Berarti ini gak bener, ada manajemen yang tidak bagus didalamnya,” kata Anas.
Untuk itu lanjut Anas, harus ada perbaikan atas manajemen, sehingga, keterbukaan informasi ini bisa terwujud.
“ Masyarakat perlu tahu tentang apa dan bagaimana yang terjadi di KBS, jangan seperti ini,” pintanya.
Senada dengan Anas, anggota Komisi B lainnya, Ahmad Suyanto menambahkan harus ada evaluasi tentang organisasi.
“ Tanggung jawab publik terhadap nama besar KBS jangan diremehkan. Ini akan menjadi cela,” kata Suyanto.












