Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan, Dispendik bekerjasama dengan Musyawarah Guru Pendidikan Khusus (MGPK) dan sekolah-sekolah yang mendidik anak inklusi menggelar berbagai perlombaan untuk memperingati Hari Disabilitas internasional 2021.
Jenis lomba itu adalah membaca puisi, menari tradisional atau modern, menyanyi, mewarnai, dan bina diri yang meliputi menata tempat tidur, menggosok gigi, memakai seragam dan menata bekal sekolah.
“Lomba ini dimulai tanggal 17 Desember 2021 yang diikuti oleh 25 sekolah negeri penyelenggara pendidikan inklusi dan 6 sekolah swasta. Nah, yang terbaik ditampilkan di Balai Pemuda ini. Jadi, ini puncak acaranya dan pemberian penghargaannya, karena sebelumnya kita sudah menggelar lomba antar sekolah,” kata Supomo di Balai Pemuda, Jumat (24/12/2021).
Menurutnya, acara ini sebagai ajang kreasi dan apresiasi supaya peserta didik yang inklusi juga terus berprestasi. Selain itu, acara ini juga bentuk apresiasi dan penghargaan Pemkot Surabaya terutama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang terus memperhatikan anak-anak Surabaya, terutama anak-anak inklusi.



