Cakrawala NasionalIndeks

Jemaah Haji Tahun ini Dapat Menu Tahu Tempe dan Hotel Lebih Baik

×

Jemaah Haji Tahun ini Dapat Menu Tahu Tempe dan Hotel Lebih Baik

Sebarkan artikel ini

Menurut Sri Ilham, Kementerian Agama telah mengadakan kontrak kerja sama dengan 13 perusahaan katering di Madinah dan 28 perusahaan katering di Makkah. Mereka akan masakan bagi jemaah haji Indonesia.

“Menu makan siang terdiri dari nasi, lauk 2 macam, sayuran, buah dan air mineral. Sedang menu makan malam terdiri dari: nasi, lauk 1 macam, sayuran, buah dan air mineral,” tandasnya.

Layanan konsumsi juga akan diberikan di Arafah, Mina, dan Muzdalifah (Armina). Dikatakan Sri Ilham, selama di Arafah, jemaah akan mendapat 4 kali makan (malam, pagi, siang, malam). Di Muzdalifah mendapat satu kali snack. Sedangkan di Mina, jemaah akan mendapat 11 kali makan, termasuk paket kelangkapan konsumsi dan air mineral tambahan.

“Menu makan pagi, siang, dan malam di Armina terdiri dari: nasi, lauk 1 macam, sayuran, buah, dan air mineral. Setiap makan siang, diberikan satu kotak juz buah,” tuturnya.

Adapun, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag Sri Ilham Lubis juga memastikan penyediaan seluruh layanan jemaah haji di Arab Saudi sudah selesai, baik yang terkait akomodasi, transportasi, maupun katering.

Untuk layanan akomodasi, Sri Ilham mengatakan bahwa seluruh akomodasi yang disewa minimal setara dengan hotel bintang tiga. Untuk di Makkah, jarak terjauh dari Masjidil Haram adalah 4.398 meter. Sedangkan di Madinah, jarak terjauh dari Masjid Nabawi adalah 1.200 meter.

“Tim sudah menyelesaikan pengadaan layanan akomodasi sesuai pedoman yang ada. Ada 154 hotel di Makkah yang berada pada 6 wilayah, Jarwal, Raudhah, Syisyah, Misfalah, Mahbas Jin, dan Aziziah,” ujar Sri Ilham.

Menurut Sri Ilham, hotel jemaah haji Indonesia terdekat Masjidil Haram berada di Jarwal dengan jarak 963 meter. Sedang wilayah dengan jumlah jemaah haji Indonesia terbanyak berada di Mahbas Jin yang mencapai 47.877 jemaah. “Di sini nanti bisa seperti perkampungan orang Indonesia,” tuturnya.

“Hotel dengan kapasitas terkecil di Mahbas Jin untuk 328 orang, sedang terbesar di Jarwal untuk 21.801 orang,” sambungnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *