“Saya rasa SIER itu wis apik (sudah bagus). Karena di tempat kita, SIER adalah perusahaan yang pemkot memiliki saham di dalamnya. Saya harap ada peningkatan lah, baik dividen maupun kinerjanya, semoga bisa jadi percontohan,” pungkasnya.
Di samping itu, Direktur Utama (Dirut) PT Danareksa (Persero), Arisudono Soerono mengatakan, kedepannya akan merencanakan pembentukan dan mengambil manfaat dari pembentukan holding tersebut. Senada dengan Wali Kota Eri, Arisudono juga tidak akan mengubah pola kerja yang sudah terbentuk selama ini di PT Danareksa (Persero) khususnya SIER.
“SIER ini kan sudah baik sebetulnya, seperti tadi kata Pak Wali. Jadi, mungkin yang bisa kita sempurnakan itu adalah proses kerja, kemudian peningkatan kapabilitas kompetensi SDM dan peningkatan akses pendanaan. Karena danareksa sendiri kan memang DNA-nya lebih banyak di industri keuangan,” kata Arisudono.
Perihal apakah akan ada penambahan kawasan industri serupa SIER di Surabaya, Arisudono menjawab saat ini masih mempertimbangkan hal itu. Karena, untuk menambah kawasan industri baru, harus ada investor yang bersedia berinvestasi di kawasan yang akan dibangun.
“Pasti. Itu menjadi salah satu bagian yang akan kita kaji lebih dalam. Karena itu rencana kita. Tentunya, harus ada calon investornya untuk mengembangkan lahan. Nah, jadi kita coba cari dulu investornya, kalau sudah ada, baru kita cari tempat yang tepat,” tandasnya. (hadi)



