Yang kedua kata Anas adalah masalah pendistribusian air, dimana masih terdapat masalah TDA (Tidak dialiri Air) namun kenyataan dilapangan masih ada TDA. “Cita-citanya PDAM adalag supaya tidak ada lagi kasus warga yang TDA (Tidak Dialiri Air), ini bagus. Tapi harus kita atasi bersama, penyebab TDA ini seperti apa, analisanya harus tepat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Eri mengatakan bahwa dirinya tidak ingin ada warga miskin atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mensubsidi warga kaya. Makanya, Ia meminta kepada jajaran direksi yang baru terpilih itu untuk menghitung kembali tarif yang akan diberlakukan kepada warga. “Pada intinya, saya tidak ingin warga miskin mensubsidi warga kaya,” tegasnya.(hadi)



