“Operasi zebra candi memiliki maksud dan tujuan mengurangi jumlah pelanggaran yang berakibat terjadinya peristiwa laka lantas,” lanjut Wakapolda.
Ia mengingatkan kepada masyarakat bahwa budaya Jawa Tengah dicerminkan dengan budaya berlalu lintas atau etika berkendara saat menggunakan sarana jalan. Ia pun mengimbau masyarakat Jateng bila ingin menjunjung budaya Jawa Tengah dapat diwujudkan dalam etika berlalu lintas.
“Jika masyarakat menjunjung tinggi etika berlalu lintas maka pelanggaran menurun dan tingkat kecelakaan lalu lintas menurun,” tandasnya.
Dijelaskan, kegiatan Operasi Zebra Candi 2021 dilaksanakan dalam rangka persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Terkait kegiatan operasi ini, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryonugroho menambahkan operasi Zebra Candi 2021 mengedepankan cara bertindak preventif, dan humanis.
Sasaran Operasi Zebra Candi adalah mendisiplinkan penguna jalan baik dalam hal protokol kesehatan, dan berlalu lintas. “Operasi zebra candi tidak ada bersifat represif. Kegiatan yang dilakukan humanis kepada pengguna jalan agar patuh protokol kesehatan dan berlalu lintas,” ungkap Kombes Agus.
Menurutnya, operasi zebra candi dalam rangka mempersiapkan operasi Nataru. Dalam pelaksanaan operasi, Ditlantas Polda Jateng berkolaborasi dengan instasi dan stakeholder terkait.



