Adi meminta kepada pemkot Surabaya supaya tidak membebani masyarakat di masa pemulihan ekonomi. Seperti menaikkan pajak. “Untuk mencapai target pendapatan daerah, Pemkot Surabaya sebaiknya memaksimalkan tagihan kepada penunggak pajak. Atau mengantisipasi kebocoran pendapatan daerah,” pintanya.
Adi mengapresiasi rencana wali kota Eri Cahyadi yang akan menggandeng pihak swasta dalam pembangunan fisik dalam skala besar supaya tidak membebani APBD. ” Degan begitu lambat laun akan mengurangi ketergantungan dari APBD untum pembangunan proyek besar,” paparnya.
Adi menambahkan banyak usulan dari DPRD yang diakomodir dalam APBD 2022. “Diantaranya penambahan insentif untuk Modin, Pemberian bea kepada siswa SMA/ SMK yang merupakan ide lama DPRD Surabaya, kemudian menjadi janji Pilkada Eri-Armuji dipenuhi dalam APBD 2022. Tak ketinggalan seragam gratis bagi siswa SD SMP yang masuk dalam kelurga MBR. Ini merupakan temuan dewan dilapangan,” jelasnya.












