Pesan senada juga disampaikan Dody yang berharap kepatuhan warga terhadap ketentuan protokol kesehatan terus bisa dijaga dan ditingkatkan. Dia juga berharap bantuan paket sembako yang diberikan bisa meringankan beban pengeluaran rumah tangga dan bermanfaat meningkatkan ketahanan pangan serta gizi keluarga.
“Pandemi Covid-19 masih belum berakhir dan perekonomian di tingkat nasional maupun regional pun masih belum pulih sepenuhnya, belum berjalan normal,” ujarnya.
Sementara itu, Nurhayati dalam laporannya menyampaikan jika selama pandemi Covid-19 ini, Pemkab Tegal telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19, ditambah dari pendanaan CSR.
Ia menambahkan, hampir 3.000 paket sembako sudah didistribusikan. Jumlah tersebut, sambung Nurhayati, belum termasuk bantuan beras masing-masing seberat 20 kilogram yang disalukan ke keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak Covid-19. Proses distribusi bantuan ini dilakukan melalui pemerintah desa untuk kemudian diberikan langsung ke KPM. (Anton)












