Rini menyebut akan ada penampilan menarik dalam perhelatan SFW 2021. Nantinya, seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya juga akan ikut menampilkan karya-karya UMKM yang telah didesain oleh para desainer. Termasuk para mahasiswa internasional yang ikut mempromosikan SFW 2021 melalui media sosial dengan harapan bisa memperkenalkan produk dari Kota Surabaya di negara mereka masing-masing.
“Kita Juga akan membuka gerai vaksinasi. Jadi warga yang melihat Surabaya Fashion Week atau warga yang belum divaksin bisa datang ke stan vaksinasi kami,” ungkap dia.
Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Daerah Kantor Regional 4 Jawa Timur, Ismirani Saputri menyampaikan mendukung penuh perhelatan SFW 2021. Sebab, ini sejalan dalam Surat Keterangan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Surabaya, yakni mendukung UMKM yang belum belum memiliki akses keuangan di perBankan maupun di non perBankan.
“Kami mendukung penuh Surabaya Fashion Week. Kami juga akan membuka tenant bank dan non bank. Serta memberikan workshop kepada para pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan dari LJK, terkait sosialisasi keuangan,” terang dia.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati menjelaskan, saat ini adalah momentum yang luar biasa karena Kota Surabaya sudah resmi menjadi PPKM Level 1. Maka, perhelatan SFW 2021 ini diharapkan bisa kembali membangkitkan perekonomian.
“Keadaan sudah mulai stabil, melalui Surabaya Fashion Week, harapannya produk yang sudah terkurasi ini bisa dipasarkan untuk domestik hingga Internasional,” jelas Wiwiek sapaan Lekatnya.












