Dia menambahkan, independensi dan sikap kritis menjadi modal penting yang dimiliki pers dalam mengawal demokrasi. Termasuk didalamnya mengawal kebijakan bupati. “Oleh karenanya Bupati berpesan kepada Diskominfo untuk melibatkan pers sebagai mitra strategis pemerintah,” terang Didik.
Sementara itu, Ketua PWI Jatim Ainur Rahim memberikan materi perkembangan media di era pesatnya gempuran media sosial.
Menurut Ainur, sekarang ini dunia media mengalami disrupsi digital. Setahun pandemi 2020 – 2021 media massa disibukkan perampingan internal, PHK, dan penyesuian manajemen. “Kondisi ekonomi memburuk menghadapkan media massa bisa survive atau sebaliknya,” terang Ainur.
Meski begitu tambah Ainur, masifnya media sosial tidak bisa menggantikan peran media massa. “Karena pola komunikasi media sosial hanya satu arah sedangkan media massa yang memberi ruang klarifikasi,” pungkasnya. (anto).










