Bahkan, mulai dari pembawa acara hingga petugas upacara, semuanya menggunakan pakai adat dari berbagai suku bangsa.
Wali Kota Eri menyampaikan pesan khusus kepada pemuda-pemudi Surabaya. Ia berharap pemuda-pemudi Surabaya bisa menjadi agen perubahan atau motor penggerak perubahan. Baik motor penggerak ekonomi, sosial, dan terutama dalam membangun Kota Surabaya.
“Ayo bersama-sama menjadi motor penggerak perubahan. Dalam masa pandemi Covid-19 ini harus menjadi motor penggerak ekonomi, sosial dan membangun Surabaya bersama,” kata Wali Kota Eri.



