Karena itu, lanjutnya, saat Peringatan Hari Santri Tahun 2019, FPKS berkunjung ke Museum 10 Nopember di Tugu Pahlawan.
“Saat itu Fraksi PKS Surabaya bersama Anggota DPR RI Sigit Sosiantomo melihat bahwa peristiwa ini belum tergambar dalam catatan sejarah dan Diorama museum. Karena itu lalu kami usulkan kepada Pemerintah Pusat untuk memasukkan dalam catatan sejarah resmi, dan menampilkannya dalam Diorama,” ujar pria yang tinggal di kawasan Pakis ini.
Tahun 2020, Pemerintah Kota telah memasukkan peristiwa Resolusi Jihad dalam diorama museum. “Tapi karena masa pandemi, museum 10 Nopember ini belum bisa dibuka untuk umum. Namun kami mendapatkan foto-foto sudah adanya maket-maket apik yang terpajang dan menggambarkan perjuangan para Santri menyambut Resolusi Jihad,” kata Cahyo.
Fraksi PKS menyampaikan terima kasih atas upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai pengelola, yang telah meremajakan museum.












