Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim yang kerap disapa Gus Fawait itu berharap dalam kesempatan seminar yang diadakan oleh GPMN ini, pemuda jangan antipati kepada dunia politik. Justru harus lebih care kepada dunia politik, karena politik instrumen untuk menentukan sebuah kebijakan yang berpengaruh secara luas kepada masyarakat.
” Jika perlu ketua dan anggota GPMN bisa berperan aktif dalam momen politik ke depannya, baik eksekutif maupun di legislatif,”pungkas Fawait pengasuh Pondok Pesantren Nurul Chotib, Al Qodiri IV Jember tersebut.
Sementara itu Heri Cahyo Bagus Setiawan, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pesantren Enterpreneur Indonesia (APEI) Jatim yang menjadi pembicara seminar mengungkapkan, pemuda harus mandiri secara ekonomi. Karena itu, ia mengajak anak muda berwirausaha, terutama santri.
“Saat ini yang terpenting memenuhi kebutuhan hidup, bukan gaya hidup. Karena itu, pemuda harus mandiri secara ekonomi dengan berwirausaha. Saya kira Pemprov Jatim dengan program OPOP sudah memberi stimulus bagi para santri dan pemuda,” tutur pria yang akrab disapa Gus Heri itu, lewat keterangan tertulis, Minggu (10/10/2021).



