“Ketika ada persoalan krusial di masyarakat, FKUB selalu turun dan hadir untuk membangun dialog antar pihak dan menemukan solusinya,” kata Adi.
Di depan pimpinan DPRD Kota Surabaya, para tokoh agama memaparkan panjang lebar tentang hasil kerja FKUB. Terutama memediasi ketika terjadi perselisihan pendirian tempat ibadah, serta mengikis paham radikal dan intoleransi di masyarakat.
“Atas peran aktif itu, DPRD Kota Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dan memberikan penguatan terhadap peran-peran FKUB di masyarakat. Kita bersama-sama menjaga Surabaya, yang toleran dan saling bergotong royong,” katanya.(adv)











