“Inilah yang saya bilang kepada teman-teman, harus kreatif dan inovatif, dan ternyata teman-teman bisa, misalkan memanfaatkan sisa pipa dijadikan pot, dan bekas box culvert jadi pot bunga. Jadi, sekarang tinggal Pemkot Surabaya bagaimana keseriusannya, termasuk saya. Kalau pariwisata di Surabaya tidak jalan, ya saya yang salah, sehingga saya harus bisa merubah dan memasarkan bagaimana tempat ini menjadi tempat wisata untuk keluarga,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia ingin warga Surabaya bisa sejahtera dan ada tempat wisata murah untuk keluarga tapi bagus. Sebab, dia tidak ingin ada wisata murah, tapi tidak bagus kualitasnya.
“Lah, ini yang saya tidak inginkan. Makanya, kita harus bisa memaksimalkan yang terbaik dan bisa dinikmati oleh warga,” kata dia.
Wali Kota Eri menambahkan, di wilayah tersebut ada 16 hektar dan ada 3 hektar lagi yang berhimpitan, sehingga ke depan saluran itu akan dihubungkan antara satu dengan yang lainnya.
“Tapi nanti kita akan hitung lagi dan akan kita gambar dulu. Yang penting warga harus segera bisa berjualan di sini,” pungkasnya. (hadi)










