Sangat banyak masyarakat yang mengeluhkan aksi nekad para pelajar yang pergi sekolah dan pulang sekolah duduk di atas kap mobil angkot.
Dimas, seorang pelajar mengaku memang tidak setiap harinya duduk di atap kap mobil. Tetapi, kondisi itu kerap ia lakukan jika penumpang penuh. Dia memilih duduk di atap angkot lantaran enggan menunggu lama.
“Ingin cepat berangkat menuju sekolah pak, Soalnya, kalau menunggu angkot yang lain, harus menunggu lama,” ucapnya.
Sementara itu, warno salah seorang sopir angkutan umum jurusan margasari mengaku, memang semenjak covid penghasilan sopir menurun drastis namun setelah siswa kembali bersekolah angkotnya pun ramai, sudah sering melarang pelajar naik di atas atap. “Mereka sudah saya ingatkan. Tapi, mereka justru bilang tidak apa-apa dan minta terus jalan. Saya sendiri jadi bingung,” katanya.



