Kegiatan ini menurut Bupati selalu menyedot animo warga sekitar dan berpotensi sebagai alternatif wisata religi di Kabupaten Tegal.
Jamasan ini kata Bupati merupakan acara tahunan untuk mengedukasi kepada generasi muda tentang nilai-nilai budaya. Sekaligus dikembangkan sebagai wisata religi agar memiliki nilai ekonomis sekaligus dapat memberdayakan ekomomi masyarakat di sekelilingnya,” katanya
Hal senada disampaikan KRT Rosa Mulya Aji, ST, MT dikatakannya puncak prosesi jamasan dihadiri rombongan Keraton Kasunanan Solo.Jamasan diawali dengan tahlil, zikir, membacakan sahadat dan sholawat. Usai mendoakan Amangkurat 1, dilanjutkan dengan penggantian kelambu. Kelambu yang lama bersama dengan kelambu raja-raja Mataram lainnya, dilarung ke Pantai Selatan.
”Kami memanjatkan doa agar para leluhur diampuni dosanya dan diberikan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa” ujarnya.



