“Kami banyak dibantu anggota PKS Muda, lincah, gesit dan banyak terobosan. Mungkin karena itu banyak peserta yang merasa proses vaksinasinya cepat,” kata Jojok.
Meskipun vaksinasinya disupport pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya, dalam kegiatan ini, dr Jojok mengaku tidak membebani pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan ini.
“Untuk panitia, kami tidak ingin ngerepoti pemerintah, tidak mengambil dari nakes dari Puskesmas atau RS pemerintah. Semuanya dari anggota kami dan dibantu dari rumah sakit Wiyung Sejahtera,” ujarnya.
Pantia, ia menjelaskan menyiapkan 1000 dosis vaksin Astra Zaneca, dan mendorong agar semua bisa tervaksinasi, turut menyukseskan program pemerintah.
“Tujuannya membantu pemerintah untuk mempercepat target vaksinasi di Jatim, karena masih banyak yang belum divaksin,” ujarnya.
Ketua DPW PKS Jatim Irwan Setiawan di hadapan peserta vaksin menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.
Program vaksinasi, ia menjelaskan, sekali lagi tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas total dari Covid-19.



