Surabaya. Cakrawalanews.co – Carut marut penataan manejemen BUMD Jatim di era kepemimpinan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berdampak pada kinerja dan deviden BUMD yang diberikan pada PAD menurun drastis, nampaknya bukan isapan jempol belaka. Hal itu terkuak saat Komisi C DPRD Jatim menggelar rapat dengan pendapat dengan salah satu BUMD Jatim, Kamis (26/8/2021).
Satu diantara BUMD Jatim yang tengah disorot itu adalah PT Petrogras Jatim Utama (PJU). Pasalnya, diinternal perusahaan terjadi konflik hingga jadi konsumsi publik. Sedangkan di eksternal kerjasama perusahaan dengan pihak ketiga berjalan tak sesuai harapan.




