“Dari 255 bed yang sebelumnya digunakan pada puncak Covid di bulan Juni-Juli, kita turunkan menjadi 88 bed yang terdiri 11 bed ICU dan 77 bed rawat inap,” tutur drg. Agus Dwi saat melakukan konferensi pers di Aula RSUD Kardinah, Senin (23/8/2021).
Dijelaskan drg. Agus Dwi, semenjak meningkatnya kasus Covid-19 di bulan Mei, Juni dan Juli 2021 di Kota Tegal, RSUD Kardinah menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya.
Saat itu dari kapasitas yang dimiliki RSUD Kardinah sebanyak 413 bed yang tersedia, RSUD Kardinah menyediakan 255 bed rawat inap isolasi dan 88 ICU khusus Covid-19. Saat ini seiring terjadi tren penurunan pasien Covid-19 sejak awal Agustus 2021 yang dirawat di RSUD Kardinah, saat ini RSUD Kardinah hanya merawat dua pasien Covid-19 di ICU dan lima pasien Covid-19 di ruang isolasi rawat inap.
Disebutkan drg. Agus Dwi, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit tersebut selama bulan Januari sebanyak 129 orang, Februari sebanyak 54 orang, Maret sebanyak 38 orang, April 22 orang, Mei sebanyak 47, Juni sebanyak 330 pasien, Juli sebanyak 502 pasien dan untuk bulan Agustus sampai dengan tanggal (23/8) total 29 orang.



