Pemeriksaan dengan X-ray, MRI, ataupun CT scan menjadi langkah identifikasi yang akan dilakukan dan diikuti dengan latihan dan terapi fisik guna mengatasi nyeri lutut dan memperkuat fungsi dari otot yang mendukung kinerja lutut.
Beberapa penyebab nyeri pada lutut, diantaranya patah tulang akibat trauma/benturan, kecelakaan hingga penyebab osteoartritis atau pengapuran tulang sendi yang merupakan proses radang, diakibatkan tulang rawan, cedera ligamen atau cedera karena berolahraga hingga ‘lockdown knee’ atau disebut cedera kekinian. Yang sering disebabkan hal – hal seperti : berat badan bertambah, aktifitas bergerak yang berkurang hingga posisi duduk yang tidak sesuai.
“Jika mulai terasa nyeri pada lutut, kuncinya adalah istirahatkan kerja lutut anda,” sebut Kukuh kepada 100 viewer yang mengikuti edukasi webinar tersebut.
Penanganan nyeri lutut yang dilakukan secara sederhana dapat dilakukan melalui pembebatan dengan memposisikan lutut lebih tinggi dengan diganjal bantal, melakukan kompres dingin pada organ luar lutut dan mengistirahatkan lutut yang sakit. Adapun tatalaksana penanganan nyeri pada lutut akan sangat bergantung penyebabnya, pengobatan akan bertahap sesuai dengan jenis dan derajat nyeri.



