Wali Kota menyampaikan bahwa saat ini pihaknya menyalurkan bantuan yang berasal dari Kemensos dan berikan yang pertama melalui Dinsos Kota Tegal dan Bulog Tegal. Bantuan yang diserahkan melalui Dinsos sebanyak 3.000 paket beras berisi 5 kg. Sementara yang disalurkan melalui Bulog sebanyak 8.708 paket beras berisi 10 kg.
Dedy Yon berharap dengan adanya bantuan sebesar 5 kg untuk 3.000 KTM dan bantuan yang masing-masing 10 kg untuk 8.708 KTM, bisa bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19.
“Mudah-mudahan dengan adanya bantuan sebesar 5 kg untuk 3.000 KTM dan juga bantuan yang masing-masing 10 kg untuk 8.708 KTM ini, bisa bermanfaat bagi masyarakat terdampak,” harap Dedy Yon.
Kepala Dinas Sosial Kota Tegal, Bajari menyampaikan bahwa kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial Beras 5 kg Kemensos RI diberikan kepada 3.000 KPM bagi masyarakat terdampak PPKM Darurat. Dengan rincian Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) 881 KK, Pelaku Usaha Mikro Kecil Menangah 1.602 KK, Tukang Parkir dan Sopir angkot 173 KK, Pedagang Kawasan Pariwisata 50 KK, Pelaku Industri Kecil Menengah 23 KK, Armada Kebersihan 104 KK, Seniman dan Pekerja Seni 69 KK, Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial 98 KK dengan jumlah total 3.000 KK.
Penerima bantuan tersebut sesuai persyaratan yang memiliki NIK Kota Tegal dan bukan peneriman bantuan sosial regular dari Pusat maupun Provinsi seperti PKH, BPNT, BST, KJS, Aslut maupun JPS Provinsi.
Sementara itu, kegiatan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah bagi KPM BPNT non PKH ini merupakan kelanjutan dari kegiatan penyaluran tambahan beras bagi 7.127 KPM Program Keluarga Harapan dan 10.987 KPM Bantuan Sosial Tunai pada akhir bulan Juli 2021 (totalnya 18.114 KPM, red).



