Selain itu, berdasarkan imbauan dari DPP PKS itu, Irwan meminta pemerintah Propinsi Jatim mempertimbangkan kembali pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka yang melibatkan aktivitas publik secara masif.
Selain meminta pemprov Jatim, Irwan juga mengingatkan seluruh anggota PKS di Jatim untuk mematuhi berbagai kebijakan pemerintah, dalam hal ini adalah Pemerintah Propinsi Jawa Timur. “Semua anggota PKS membangun kolaborasi bersama seluruh komponen masyarakat untuk kembali menggerakkan dan menaati aturan pemerintah, khususnya Satgas Covid-19,” katanya.
Dalam imbauan itu, pria 45 tahun itu menjelaskan, bahwa kewaspadaan atas penularan dan penyebaran Covid-19 harus terus ditingkatkan dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.
Irwan kemudian menyampaikan berdasarkan imbauan yang dikeluarkan DPP PKS itu, ia meminta kepada seluruh pengurus, anggota PKS dan masyarakat di Jatim agar berperan aktif dalam menghentikan hoax tentang Covid-19 yang berpotensi meresahkan masyarakat dan dapat mengurangi kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan.
“Untuk itu, kepada semua pengurus DPD di seluruh Jatim, saya juga menghimbau agar terus memberikan edukasi secara langsung maupun melalui media sosial yang menenangkan, solutif dan membangun kewaspadaan bersama,” ujarnya.
Hal ini, ia mengatakan, karena DPD yang ada di tingkat kabupaten/ kota dan struktur yang ada di bawahnya yaitu DPC dan DPRa yang ada di tingkat kecamatan dan desa yang punya kedekatan secara langsung dengan masyarakat.



