Pihaknya juga sudah mendengar langsung klarifikasi dari plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono bahwa acara tersebut adalah inisiatif dari beliau sendiri. Beliau dan rekan-rekan kepala OPD ingin memberikan surprise di hari ulang tahun orang nomer satu Jawa Timur. “Kami memandang sangatlah mungkin ibu Gubernur tidak tahu-menahu surprise di hari ulang tahun itu akan seperti apa, karena kami juga memahami ada pemaparan buku penanganan Covid19. Tentu ini juga momen untuk introspeksi kedepannya bahwa niat baik anak buah Gubernur menyelipkan agenda tambahan semacam itu harus turut mempertimbangkan potensi risiko karena situasi yang sensitif hari ini di tengah masa pandemi,” sebutnya.
Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim ini mengajak agar masyarakat Jawa Timur tetap patuh pada protokol kesehatan dan tidak serta merta terpengaruh dengan isu-isu yang ingin mendiskreditkan pemerintahan provinsi Jawa Timur dengan kemudian mengajak untuk tidak patuh prokes. “Mari kita semua saling mendukung untuk sama-sama menekan angka penyebaran Covid-19 dan bangkit secara ekonomi,” ajak Sri Subiati. (Caa)












