Surabaya, cakrawalanews.co – Virus Corona atau SARS COVID-19 umumnya memiliki gejala kesulitan untuk bernapas.
Hal ini patut diwaspadai oleh para penderita asma. Dokter Spesialis Siloam Hospitals Surabaya, DR. Dr. Isnin Anang Marhana, Sp.P (K), FCCP, FISR, FAPSR mengatakan, pada penyakit asma lokasinya terjadi di bronkokonstriksi pada saluran nafas.

Terutama di saluran nafas kecil dengan gejalanya sesak nafas yang memikiki pola khas, misalkan pada malam hari atau pagi hari.
Hal tersebut akan semakin diperberat apabila terpapar virus corona. Dimana lokasi penyakit adalah di jaringan paru, yang semakin memperberat gejala sesak napasnya.
“Pada penderita asma, kondisi untuk terpapar virus Corona dan bergejala tentu tetap ada kemungkinannya. Namun, bila kita sudah menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan melakukan manajemen pengobatan asma yang tepat, kita dapat berharap untuk menekan angka kesakitan akibat asma dan Covid-19 ini. Tentu apabila kondisinya ada indikasi rawat inap ya harus dirawat di rumah sakit. Namun apa bila kondisinya ringan dan tidak diperlukan untuk rawat inap maka bisa melakukan isolasi mandiri di rumah,” tuturnya saat memeriahkan momentum Hari Asma Internasional.












