“Polda Jawa Tengah merespon tuntutan dan keinginan para buruh dengan membentuk Desk Ketenagakerjaan. Tadi malam saya menerima surat perintah langsung dari Bapak Kapolda untuk segera membentuk Desk Ketenagakerjaan. Semoga ini menjadi solusi setiap permasalahan yang menimpa rekan-rekan buruh,” kata Johanson.
Selain desk ketenagakerjaan, Johanson menambahkan, Polda Jawa Tengah juga memberikan 1000 paket sembako untuk para buruh sebagai bentuk kepedulian sekaligus terima kasih karena para buruh, yang tidak melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan yang dapat memicu penularan covid-19.
Selanjutnya, Paket sembako tersebut diberikan langsung oleh Direktur Intelkam Polda Jateng Kombes Jati Wiyoto Abadi kepada perwakilan buru tiap federasi.
“Ini bentuk kepedulian kami untuk buruh yang mau bersinergi untuk menggelar kegiatan produktif di May Day. Aksi demo tidak kami ijinkan karena masih pandemi yang dapat memicu penularan covid,” ujar Jati.
Sementara itu, Walikota Semarang Hendar Prihadi, S.E., mengucapkan terimakasih kepada Pejabat dan Buruh yang hadir dalam Acara ini, bahkan Buruh hari ini lebih cerdas kerena bersedia untuk mengikuti kegiatan ini.
Menanggapi isu yang beredar, kata Hendar, bahwa angka pengangguran sangat tinggi naik 5%, ia sedang mencoba agar investor berani melakukan investasi di Semarang untuk mengurangi angka pengangguran ini.
“Kami mencoba membantu buruh untuk kebutuhan lainnya dengan menyediakan 100 Vaksinasi gratis. Kami juga sedang meloby investor untuk mereka berani melakukan investasi di Kota Semarang, agar dapat mengurangi pengangguran di Semarang,” tandasnya.



