“ Momentum HAORNAS ke XXXII menjadi bagian penting dalam dunia olahraga, selain momentum mengingatkan masyarakat akan pentingnya olahraga juga sebagai ajang berprestasi dalam kancah nasional maupun internasional demi mengharumkan nama Indonesia, “ ucapnya.
Budaya olahraga tidak bisa terbentuk secara instan di lingkungan masyarakat, akan tetapi harus melalui proses yang berkesinambungan mulai dari masyarakat lingkup kecil hingga komunitas yang lebih besar. Faktor keluarga berperan penting agar masyarakat bisa mencintai olahraga. “Sebagai contoh, apabila kita terbiasa bangun siang dan tidak berolahraga di pagi hari serta saat libur, maka anak dan keluarga tidak akan bisa cinta olahraga. Gerakkan diri kita sendiri untuk mencintai olahraga, kemudian orang lain akan ikut secara otomatis,” pungkasnya.(cn01/mnhadi)












