Sementara Lyra Pramuk mengungkapkan, “Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi simbol yang kuat dari potensi musik kontemporer, yang mampu memberdayakan secara lintas budaya dan tradisi yang berbeda, untuk sebuah pesan penyelamatan lingkungan.”
Rani menjelaskan bahwa mereka berdua berkomitmen, setiap penjualan single ini pada platform online Bandcamp, akan didonasikan langsung ke Pusat Pendidikan Lingkungan (PPLH) Bohorok, sebuah organisassi nirlaba yang bergerak dalam program pendidikan lingkungan dan pusat konservasi alam, yang berlokasi di Kecamatan Bohorok, Sumatera Utara, Indonesia. “Pembelian lagu atau donasi dapat dilakukan melalui akun Bandcamp Lyra Pramuk. Minimal donasi yang disalurkan sekaligus sebagai pembelian lagu adalah 1 euro,” lanjutnya.
“Melalui karya ini, diharapkan dapat menarik perhatian internasional terhadap misi dan kegiatan Pusat Pendidikan Lingkungan (PPLH) Bohorok. Siapapun di seluruh penjuru dunia dapat membeli karya kami, yang berarti bahwa mereka secara langsung ikut mendukung kegiatan-kegiatan PPLH Bohorok,” lanjut Lyra Pramuk.
Dalam melahirkan karya “Restore” yang merupakan komposisi musik digital ini diawali dengan proses pengambilan sampling suara instrumen tradisional Sumatera yang dilakukan oleh Rani Jambak, untuk membangun basis pondasi dari komposisi. Kemudian, Lyra Pramuk merespon dengan mengisi beberapa lapis layer rekaman vokal, dengan berbagai warna suara yang berbeda, untuk membentuk paduan suara alami yang unik.
Dalam lagu ini dapat didengarkan vokal paduan suara yang saling bersahutan, yang kesemuanya merupakan vokal dari Lyra Pramuk, yang direkam dan diolah kembali dalam lebih dari 40 file audio berbeda, dan kemudian disatukan bersama komposisi bunyi dari alat-alat musik tradisional yang telah direkam dan diolah secara digital oleh Rani Jambak.
Adapun bunyi instrumen tradisional Sumatera yang dimainkan dalam lagu ini, antara lain adalah alat musik tiup sampelong dari Sumatera Barat, dan batu talempong, yaitu batu yang bila dipukul menimbulkan bunyi nada seperti halnya gamelan kuningan. Suara sampling Batu talempong ini direkam oleh Rani di Nagari (desa) Talang Anau, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Batu talempong sendiri merupakan warisan nenek moyang telah terdaftar sebagai salah satu situs cagar budaya di Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau, dengan nomor inventaris: 18/BCB-TB/A/10/2007.












