Hal mengejutkan datang dari keterangan seorang penggembala di gereja sekaligus pegawai Distrik Beoga Pendeta Jupinus Wama. Ia menuturkan kepada aparat TNI-Polri, ia bersyukur karena aparat keamanan sudah berhasil menguasai Distrik Beoga. Berkat kehadiran TNI-Polri di perkampungan itu bebas dari situasi yang mencekam akibat ulang dari KKB.
Pendeta Jupinus dengan nada pilu juga menyampaikan bahwa tindakan KKB sudah sangat tidak bermoral, dan melewati batas. Tak hanya merusak lingkungan tempat tinggal masyarakat dengan melakukan pembakaran, komplotan tersebut kuga membunuh hingga memperkosa anak-anak perempuan di Kampung Julukoma untuk memenuhi nafsu bejat mereka.



