“TMMD yang dilaksanakan ini dalam rangka mendukung percepatan pembangunan pedesaan dan sekaligus sebagai wahana mempertahankan dan memupuk semangat tradisi dan budaya bangsa, semangat kegotongroyongan masyarakat”, terangnya.
Dikatakannya, kegiatan fisik dalam TMMD menjadi daya dukung peningkatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah pedesaan. Selain itu tidak kalah pentingnya, kegiatan yang dilaksanakan dalam TMMD memberikan manfaat bagi masyarakat. Sedangkan kegiatan non fisik, sebagai wahana dan sarana yang efektif dalam pemberdayaan masyarakat diberbagai bidang kehidupan sosial, pendidikan, kesehatan, keamanan dan sebagainya.
“Diharapkan dengan adanya TMMD, masyarakat mempunyai daya dan upaya untuk mandiri agar terlepas dari belenggu kemiskinan dan keterbelakangan dan sekaligus daya tangkal kuat atas berbagai potensi ancaman dan gangguan yang membahayakan kondusifitas wilayah serta tetap tegaknya NKRI”, terangnya.
Terkait dengan telah dirampungkannya pelaksanaan kegiatan TMMD 110, Danrem 071/Wijayakusuma menyampaikan bahwa TMMD tidak hanya dilihat dari keberhasilannya saja, namun lebih dari itu sebagai wahana perwujudan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat untuk bekerja bahu membahu membangun wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sebagai wujud kemanunggalan TNI-Rakyat.











