Anas mengatakan, bupati se-Indonesia saat ini terus mengoptimalkan dan mengawal efektifitas belanja daerahnya sebagai instrumen fiskal untuk membantu percepatan pemulihan ekonomi, sekalipun dihadapkan pada refocusing anggaran. “Di tengah situasi pandemi dan tantangan fiskal ini, para bupati kita terus berkomitmen memberikan perhatian lebihnya pada pembangunan desa, pertanian, perikanan dan UMKM,” katanya.
Sebelumnya, pada pra Munas, para bupati juga telah membahas pemulihan ekonomi berbasis pariwisata dengan memulihkan sektor ekonomi kreatif. Daerah yang memiliki potensi pariwisata akan mendorong pertumbuhan wisata desa yang ditopang dengan kreatifitas serta aksesibilitas yang baik untuk menggerakan ekonomi lokal.
“Kami berharap ke depan upaya strategi pemulihan ini bisa lebih mengutamakan kekuatan lokal dan merata ke seluruh daerah di luar destinasi prioritas,” katanya.
Di hadapan Presiden, Anas juga menyampaikan jika saat ini para bupati juga sedang mengawal dan mempercepat vaksinasi serta berharap distribusi vaksin di Indonesia bisa merata ke seluruh daerah sehingga pandemi bisa dikendalikan dan pemulihan ekonomi lokal segera pulih bertahap.












