“ Jika tidak melakukan penambahan vaksinator dikhawatirkan bisa menjadi kendala dalam penuntasan vaksinasi ditahap kedua ini karena dari jumlah yang akan divaksin jaub lebih besar dari tahap pertama kemarin “ ujar pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini.
Selain itu, paparnya, usulan penambahan vaksinator ini menjadi perlu lantaran ditahap pertama lalu sekitar ada 800 an vaksinator sedangkaan untuk tahap kedua ini target vaksinasi yang lebih banyak .
“ Jika tidak ada penambahan vaksinator kami mengkhawatirkan para vaksinator ini akan mengalami kelelahan sehingga dapat mempengaruhi target vaksinasi “ urainya.
Masih menurut Akmarawita, dikota Surabaya tenaga kesehatan sangat banyak dan sangat bisa dan kompeten untuk menjadi vaksinator.



